SHARE

Jakarta, Info Berita Satu – Kebetulan beberapa kali ketemu dengan Ketua Umum ( Ketum) Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra (HMP) Suharto. Saya melihat Beliau bener benar tulus, Berkarya (Partai -red) ini untuk mengembalikan kejayaan Indonesia zaman Pak Harto dimana beliau (HMP-red) selalu bercerita target kita stabilitas harga pangan sembilan bahan pokok, selalu terjaga terus ketahanan politik kata Tomi Syavitra kepada Wartawan di sela-sela acara Rapat Pimpinan Wilayah (Raperwil) II Partai Berkarya di Gedung Granadi Jakarta, Sabtu (2/6/18).

Tomi Syavitra yang biasa disapa Tomi menambahkan saya setuju dengan yang dibilang Pak Sekjen Berkarya zaman Pak Harto Babinsa itu jalan, baru aja ada yang aneh-aneh di level Desa sudah ketahuan dan terpantau.

Kalau saya pribadi melihat Ketum (HMP-red) Beliau ini orangnya low profile selalu ide-idenya itu ketika ketemu bagaimana kita didorong untuk berguna buat masyarakat dan mencerdaskan bangsa ujar Tomi.

Kenapa ketika saya ditanya mau berjuang melalui Berkarya (Partai-red) atau ketertarikannya kepada Berkarya jujurnya saya generasi tahun 80 yang lahir era pak harto saya masih ingat waktu kecil dimana kita SD, SMP diajarkan nilai-nilai P4 Pancasila. Dimana kita benar-benar menghargai dan tau etika terhadap para pemimpin bangsa. Saya masih ingat waktu SD ketika rombongan Pak Harto lewat kita mesti berdiri di pinggir jalan dan membawa bendera merah putih benar benar menghargai pemimpin dan ada rasa kebanggaan ungkap Tomi.

Terhadap pelecehan Video Pak Harto Tomi menanggapinya kenapa elemen-elemen masyarakat mau terpecah-pecah. Sebenarnya bagi saya pribadi melihatnya isu ras, agama segala macam dimunculkan untuk memecah belah bangsa. Kita ini bangsa yang besar. Kita lihat di zaman Pak Harto, orang-orang dekat Pak Harto banyak Chinese banyak juga pribumi tidak ada masalah. Lalu kenapa sekarang ini jadi maasalah dan terkotak-kotak. Karena tidak ada seorang pemimpin yang punya ikatan yang kuat yang bisa mempersatukan ini. Menurut saya ini ada di HMP. Trahnya, Auranya dan khariisma Pak Harto ada di Hmp cetus Tomi.

Saya yakin kalau Berkarya besar karena memang mimpi yang mau dihidupkan, siapa kita yang rakyat kecl yang tidak cinta atau rindu stabilitas harga.
Tomi yang juga Ketua Asosiasi Driver On Line (Go Car dan Grabb) merasakan
tiap hari deg-degan harga naik. Gimana buat anak istri susu segala macam. BBM saja bisa tanpa pemberitahuan besok harga naik ungkapnya.

Zaman Pak Harto stabil rupiah, stabil keamanan dan stabil harga beras. Sekarang dolar naik tiba-tiba mau beli beras besok harga naik duit tidak cukup.
Kerinduan ini saya pikir kerinduan semua rakyat indonesia terutama generasi yang masih mengalami era Pak Harto generasi terakhir era saya yang kelahiran tahun 80. Saya yakin semua merindukannya pungkas Tomi. (rs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here