SHARE

Jakarta, Info Berita Satu – DPP Citos Indonesia (Komunitas Pencinta Soehrto) bersama BRIGADE Citos Indonesia menggelar konferensi pers berkaitan tentang Video Klip Partai PSI yang sangat mendiskreditkan Bpk Pembangunan almarhum HM. Soeharto dengan tema Menyikapi Viral Video PSI Meluruskan Sejarah di Resto Raden Bahari Jln. Warung Buncit Raya Jakarta Selatan, Jum’at (1/6/18).

Acara dihadiri Pengurus Citos: Ketua Giyanto Hadi P., Fuad Hartono, Antoni Siagian, Agus Wahid dan Kiki Rohadi.

Kami tetap menjaga etika dan tidak harus menjatuhkan nama baik seseorang dan apa salah Pak Harta terhadap PSI ungkap Giyanto Ketum Citos Indonesia.

Wasekjen DPP Citos Indonesia Agus Wahid
mengatakan beberapa minggu lalu mendapatkan posting dari PSI judulnya Orde Baru dan pelanggaran. Yang kami catat PSI sangat mendramatisasi dan pembelokan sejarah dan ada hal hal yang disembunyikan.

Dari periatiwa-peristiwa itu ada tendensi mengarahkan ke Pak Harto.
Dalam video Pak Harto mengacungkan senjata seolah olah menembak komunis.

Justru masyarakat pesantren bangkit untuk menjaga Pancasila. Penembakan Misterius era 80 an karena ada eporia geng-geng. Pak Harto sebagai Presiden melihat gerakan kejahatan. Interuksi Pak Harto diterjemahkan Pangkopkamtib Sudomo dengan penembakan misterius.

Agus menambahkan tragedi Tanjung Priok
itu ada kondisi settingan dari seorang ambisius haus kekuasaan. Hal ini yang tidak diungkap PSI. Kelompok tertentu mendesain mempercepat kejatuhan Pak Harto.

Pak harto sebagai presiden tidak pernah instrulsi resmi penangkapan maupun.pembantaian. Semuanya diluar instruksi resmi. ada kelompok ambisius yang mendiskreditkan pak harto.
Video psi telah menggeser posisi sejarah yang objektif pungkas Agus Wahid.

Besok kalau tidak ada permintaan maaf kami akan mengambil langkah-langkah hukum kata Fuadi Hartono Tim Hukum Citos Indonesia.(rs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here