SHARE

Jakarta – Info Berita Satu – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memperingati hari jadi yang ke-46. Sejumlah rangkaian dalam rangka menyambut HUT di Tahun 2018 telah di gelar sebelumnya yang terdiri dari Pekan Olahraga, Basarnas, Donor Darah, Bakti Sosial, Rapat Kerja (Raker), Ziarah ke Taman Makam Pahlawan, serta santunan kepada keluarga pegawai Basarnas yang gugur dalam menjalankan tugasnya.

Upacara peringatan HUT Basarnas dengan diikuti oleh seluruh pegawai dan pejabat serta beberapa potensi SAR yang berasal dari TNI, POLRI, Jakarta Rescue, Damkar, dan Pramuka.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI M. Syaugi, sementara duduk di tamu undangan menyaksikan upacara beberapa mantan Kepala Basarnas, Sekretaris Utama, serta beberapa perwakilan instansi yang menjadi stakeholder Basarnas.

“Bahwa di usianya yang ke-46 ini, kredibilitas dari Basarnas dipertaruhkan. Seluruh jajaran Basarnas harus selalu siap dan mampu melaksanakan tugas yang diamanahkan secara cepat, tepat, aman, terpadu, dan terkoordinasi,” kata Syaugi.

Syaugi mengatakan, sinergi yang telah terbangun baik selama ini dengan unsur TNI, POLRI, Pemerintah Pusat dan Daerah, serta para potensi SAR harus terus dipertahankan dan di tingkatkan demi keberhasilan operasi pencarian dan pertolongan di lapangan.

Hal itu dikatakan Syaugi, saat acara HUT Basarnas Ke-46 yang mengusung tema “Melalui Peringatan Hut Ke-46 Basarnas Tahun 2018 Kita Tingkatkan Profesionalitas dan Sinergitas Dalam Mewujudkan Penyelenggara Pencarian dan Pertolongan Secara Cepat, Tepat, Aman, Terpadu, dan Terkoordinasi”, di Kantor Basarnas, Jalan Angkasa Blok B.15 KAV 2-3, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Seperti yang telah diketahui, Basarnas telah mengalami banyak perubahaan hingga akhirnya dikenal baik secara Nasional maupun Internasional.

Berbagai prestasi pun kerap ditorehkan oleh organisasi yang saat ini telah memiliki 38 Kantor Pencarian dan Pertolongan serta 77 pos Pencarian dan Pertolongan yang tersebar di seluruh Wilayah Indonesia.

“Keberhasilan operasi pencarian dan pertolongan yang telah kita raih selama ini bukanlah semata-mata karena kemampuan dari Basarnas sendiri, akan tetapi merupakan perwujudan kerja sama dengan rekan-rekan dalam satu komunikasi yang baik dan sinergitas yang solid.

“Sebagaimana diketahui bersama bahwa keberhasilan operasi pencarian dan pertolongan juga di tentukan oleh hal yaitu kecepatan, ketepatan, dan kompetensi atau sumber daya manusia,” ujarnya.

Lebih lanjut Syaugi menjelaskan, ketiganya menjadi tantangan bagi suruh jajaran Basarnas untuk mampu mewujudkan dan menjawab tantangan masyarakat yang memerlukan pelayanan pencarian dan pertolongan secara cepat, tepat, aman, terpadu, dan terkoordinasi berbagai kecelakaan, bencana, dan kondisi membahayakan manusia yang kerap terjadi pastinya membutuhkan pelayanan pencarian dan pertolongan serta penyelamatan dan evakuasi secara profesional.

Pada HUT Basarnas kali ini dilaksanakan penganugerahan tanda kehormatan Republik Indonesia berupa penyematan Satya Lencana kepada pegawai yang telah mengabdikan dirinya untuk masa kerja 10, 20, dan 30 tahun.

Oleh karena itu Basarnas harus mampu dan siap sedia setiap waktu dalam memberikan pelayanan pencarian dan pertolongan kepada masyarakat yang membutuhkan. (

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here