SHARE

Jakarta, Info Berita Satu – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memimpin apel bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Provinsi DKI Jakarta, di lapangan Equestrian, Pulomas, Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa (23/1). Apel dihadiri 500 peserta.

Dalam apel tersebut, Sandiaga banyak menyampaikan pesan dan instruksi pada jajarannya agar selalu mengutamakan keselamatan kerja. “Hari ini kita canangkan bulan K3. Ini harga mati, bahwa keselamatan kerja harus diutamakan. Sering kita dengar kecelakaan kerja, ini harus diminimalisir semaksimal mungkin,” kata Sandiaga.

Yang harus diubah adalah perilaku. Ingat, keselamatan kerja itu harus diutamakan. Prosedur tetap pekerja harus dijalankan, tanamkan budaya K3 dan harus bisa meminimalisir kecelakaan kerja,” tandasnya.

Didampingi Deputy Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Ahmad Hafiz, Sandiaga Uno juga menyalurkan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan. Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan DKI Jakarta, Achmad Hafiz mengatakan, berdasarkan data dari BPJS Ketenagakerjaan, jumlah kecelakaan kerja telah mengalami penurunan. Pada 2015, telah terjadi kecelakaan kerja sebanyak 110.285 kasus. Jumlah itu turun sebesar 4,6 persen pada tahun 2016 menjadi 105.182 kasus. Sampai Agustus 2017, jumlah kecelakaan yang tercatat mencapai 80.392 kasus.

“Salah satu penyebab kecelakaan kerja tersebut adalah belum optimalnya pengawasan dan pelaksanaan K3 serta perilaku K3 di tempat kerja,” ujarnya.

Dalam cara tersebut juga pihak BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan santunan dari senilai sekitar Rp 900 juta. Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada lima orang pekerja yang mengalami kecelakaan kerja dan kematian.

Adapun penerima santunan dari BPJS Ketenagakerjaan diantaranya kepada petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) Kelurahan Pela Mampang, Siswanto, sebesar Rp 59,3 juta. Selain itu diberikan juga santunan kepada keluarga almarhum Anwar Sanusi, anggotan PPSU Kelurahan Malaka Jaya sebesar Rp 24 juta. Keduanya mengalami kecelakaan kerja saat menjalankan tugas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here