SHARE

Lembaga Tinggi Masyarakat Indonesia (Lemtari) menggelar acara ulang tahun yang ke 3 dengan tema Lemtari Untukmu Indonesiaku di Anjungan Riau TMII Jakarta, Sabtu (6/1/18). Lemtari mempunyai peraturan yang disebut Tali Berpilin Tiga, yaitu Aruran & Hukum Agama, Aturan & Hukum Adat dan Aturan & Hukum Negara.

Ketua Umum Lembaga Tinggi Masyarakat Adat RI Datuk Mudo Suhaili Husein S.H., dalam sambutannya mengatakan
Lemtari didirikan didirikan demi untuk negeri tercinta ini. Agama apapun ada dalam Lemtari. Lembaga tempat kita bermusyawarah untuk mempertahankan NKRI. Ada satu kelompok ada yang memutar balikkan fakta. Bisakah budaya kita mengantisipasi budaya luar.

Hukum itu yang berlaku di muka bumi ada 3 yaitu hukum adat, hukum agama dan hukum negara. Kalau adat kita fungsikan, orang tidak akan semena-mena. Nantinys Lemtari dibentuk sampai Desa.
Kita melakukan ingin mengembangkan jati diri bangsa Indonesia.

Mengajak Pemerintah untuk memperhatikan adat dan nomor duakan budaya. Adat adalah hukum atau aturan. Selama ini kita terkicuh seolah olah budaya adalah adat. Keinginan kita UU Negara mengacu kepada Adat.

Aturan hukum Indonesia setau saya warisan belanda. Adat kita kalau bersengketa yaitu musyawarah. Menyadarkan kepada pemerintah kiranya bisa bergandeng tangan dengat adat.

Satu satunya yang bisa menyetop LGBT adalah memperlakukan adat istiadat daerah masing-masing. DKI bisa mengeluarkan perda dilarang merokok. Peraturan adat nanti dibawa ke DPR.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here