SHARE

Jakarta, Info Berita Satu – Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia menggelar Kuliah Umum pada hari ini di Auditorium Grha Wiliiam Soeryadjaya, FK UKI, Cawang, Jaktim, dengan narasumber Menteri Koordinator Kemaritiman Republik Indonesia, Jenderal (Pum). Luhut Binsar Panjaitan, M.Pd., Jum’at (10/11/17).

Tahun 2019 merupakan tahun politik untuk menyelenggarakan pesta demokrasi oleh seluruh rakyat Indonesia. Dalam pesta demokrasi tersebut, rakyat akan menentukan sendiri siapa yang menjadi pemimpinnya untuk periode 5 (lima) tahun berikutnya sampai dengan tahun 2024. Sebelum menentukan pilihannya, rakyat harus diberi pendidikan politik yang berimbang dan memadai sehingga dia mampu untuk menentukan pilihannya secara sadar tanpa pengaruh atau 
tekanan apapun atau, bahkan lepas dari kepentingan-kepentingan tertentu. 

Kuliah Umum kali ini merupakan bagian dari pendidikan politik bangsa yang dilakukan me|alui institusi pendidikan sebagai lembaga formal pendidikan tinggi. Oleh karena itu pembahasan dan pembicaraan serta diskusi yang berkembang dilakukan secara ilmiah dan akademik yang dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah. 

Pelaksanaan Kuliah Umum kali ini bertepatan dengan peringatan hari Pahlawan tanggai 10 Nopember. lni menunjukkan bahwa pesta demokrasi tahun 2019 sebagai tahun politik harus mampu mencerminkan jiwa-jiwa patriotisme dan semangat nasionalisme untuk membangun 
dan menjadikan bangsa dan negara lndonesia sebagai suatu bangsa dan negara besar dan maju.

Sedangkan Luhut Binsar Panjaitan yang menjadi narasumber dalam Kuliah Umum menjelaskan mengenai pertumbuhan ekonomi, geopolitik dunia, potensi kemaritiman termasuk penyelesaian proyek yang mangkrak di era pemerintahan sebelumnya.

“Banyak pekerjaan yang di era sebelumnya pada pemerintahan Jokowi berhasil diselesaikan. Lebih dari 20 (dua puluh) proyek yang sedang berjalan dan masuk tahap penyelesaian. Contoh kawasan industri Patimban, Mandalika sudah masuk tahap studi, dan pengerjaan serta penyelesaian. Tidak ada yang mangkrak,” janji Luhut.

Sebagai penutup Luhut memaparkan pentingnya team work dan koordinasi sebagai cara untuk menyelesaikan masalah atau pekerjaan. Dia berharap tak perlu mempermasalahkan suku, agama, ras dan antar golongan dalam bekerja.

“Untuk generasi muda bekerjalah dengan baik, bekerja keras untuk menjadi yang terbaik di bidang mu. Jangan lupa kuasai teknologi karena dengan teknologi kamu bisa mengubah peradabanmu,” pungkas Luhut.

Pada kesempatan yang berbahagia ini, kami atas nama FH-UKI menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas waktu dan kesediaan, yang terhormat Bapak Menteri Koordinator
Kemaritiman RI, Bapak Jendral (Purn) Luhut Binsar Panjaitan, M.Pd dalam memberikan kuiiah umum d1 Kampus UKI. Terima kasih juga kepada seluruh Panitia yang sudah bekerja sedemikan rupa dalam merancang dan mempersiapkan segaia sesuatunya deml terlaksanakanya Kuliah umum ini,” kata Hulman Panjaitan, S.H., M.H., Dekan Fakultas Hukum UKI.

Dengan Kuliah Umum Kali ini diharapkan Fakultas Hukum UKl sebaga’l baglan dari institusi pendidikan tinggi secara formal mampu menghasilkan kriteria dan kualifikasi nonnormatif terhadap calon pemimpin bangsa ke depan yang mampu membawa bangsa ini menjadi bangsa yang besar dan maju. Karena secara normatif, persyaratan dan kualifikasi untuk calon pemimpin bangsa telah ditetapkan dalam konstitusi atau UUD Tahun 1945 dan peraturan perundangan-undangan tentang Pemilihan Umum.

”Kami berharap kita semua dapat memanfaatkan momentum ini untuk mencari calon pemimpin bangsa yang terbaik,” pungkas Hulman Panjaitan, S.H., M.H. (rs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here