SHARE

Jakarta, Info Berita Satu.com- Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) melakukan kerja sama dengan organisasi buruh internasional (ILO) dan LSM Belanda SNV Netherland Development untuk mengkampanyekan isu-isu positif industri sawit Indonesia di dunia internasional.

“Tujuannya untuk menepis kampanye negatif mengenai industri sawit. Tidak ada gunanya hubungan industrial yang sehat tapi bisnisnya mati,” kata Ketua Bidang Tenaga Kerja Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Soemarjono Saragih dikantornya di Sudirman Park Jakarta, Selasa (19/9/2017).

Lanjutnya, Sekitar bulan Oktober, Kata Soemarjono akan melakukan workshop untuk mendengar masukan dari pekerja dan setelah itu dilakukan kampanye terkait peraturan pekerjaan.

Dalam menjawab tujuan diadakan kerja sama dengan ILO dan LSM Belanda , Soemarjono menjawab bahwa tujuan kerja sama ini semata-mata untuk duduk bersama mencari solusi berbagai isu yang menerpa Industri sawit Indonesia, walaupun anggota pekerja GAPKI hanya mewakili hanya 30% dari jumlah keseluruhan pekerja sawit yang ada tapi kerja sama ini mudah-mudahan dapat membuat rekomendasi yang bisa dilaksanakan oleh seluruh pekerja sawit yang ada, tambahnya.

“Hal tersebut membuat isu ketenagakerjaan yang selama ini berkembang terjawab.” tambahnya. Ia mengakui moratorium yang menyerang industri sawit Indonesia menghambat ekspansi industri sawit.

Katanya lagi, berdasarkan data Kementerian Pertanian (Kementan) tahun 2015 jumlah pekerja pada industri sawit sebanyak 7,9 juta orang. Dari angka tersebut sebanyak 30 persen merupakan pekerja dari industri yang tergabung dalam Gapki.

“Jika sawit terus diintimidasi, cepat atau lambat kemungkinan akan ada pengurangan lapangan kerja,” tambahnya.

Ia berharap hal ini akan dapat melawan kampanye hitam yang terus menekan industri sawit Indonesia. Gapki pun, berharap agar pemerintah juga dapat bergerak, dengan melakukan berbagai upaya sosialisasi agar stigma negatif terhadap Industri minyak sawit dari dunia internasional dapat diminimalisir.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here